Dunia usaha kini semakin berkembang pesat. Tidak heran kalau banyak orang yang tertarik untuk memulai sebuah bisnis sebagai sumber pemasukan. Salah satu bisnis yang menarik dan bisa kalian coba yaitu bisnis franchise cafe. Maraknya bisnis franchise cafe menjadi tren sendiri di masyarakat. Franchise cafe semakin menjamur dimana mana seiring dengan trend yang berkembang di masyarakat terutama kaum muda. Dimana cafe tidak sekedar menjadi tempat makan atau minum tetapi juga tempat yang pas untuk bersantai dan nongkrong. Oleh karena itulah, berbagai brand franchise cafe semakin berlomba menawarkan keunggulannya masing masing baik dari segi produk, pelayanan maupun desain konsep cafe. Nah untuk kalian yang tertarik memulai bisnis franchise cafe, ada hal yang tak kalah penting selain produk yang harus kalian pertimbangkan yaitu desain. Hal ini sangat penting karena sebagai strategi agar bisnis franchise cafe kalian mampu menarik banyak pengunjung.
Berikut beberapa rekomendasi desain & konsep cafe yang bisa kalian perimbangkan dalam memulai bisnis franchise cafe
1. Desain minimalis
Desain cafe minimalis menjadi desain yang paling diminati masyarakat belakangan ini. Konsepnya yang cenderung sederhana membuat desain minimalis merupakan salah satu cara yang bisa kalian coba jika memiliki lahan yang sempit. Mengaplikasikan konsep minimalis dapat memaksimalkan lahan cafe dengan lebih maksimal. Ada beberapa konsep desain cafe minimalis yang sedang menjadi tren saat ini, antara lain
Konsep industrial
Menawarkan desain cafe dengan arsitektur pabrik kuno. Dengan elemen-elemen struktur bangunan yang memberikan kesan pabrik usang namun modern dalam waktu yang bersamaan. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri karena keunikannya dan juga belum maraknya cafe dengan desain industrial yang ada di masyarakat
Minimalis khas jepang
Desain cafe minimalis lainnya yaitu konsep khas Jepang. Konsep ini menjadi trend seiring dengan kepopuleran budaya Jepang yang berkembang di masyarakat. Penggunaan ornamen lukisan, huruf kanji jepang, furniture kayu dan interior lainya seperti bunga sakura menghadirkan nuansa jepang di dalam cafe.
Konsep monokrom

Cafe minimalis dengan konsep monokrom bisa menjadi alternatif bagi kalian yang bosan dengan konsep colorfull. pemilihan warna monokrom seperti hitam atau putih, terkadang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan karena tidak banyak cafe dengan konsep ini. Tema tembok cafe dengan warna monokrom ini senada dengan furniture dan interior yang digunakan.
2. Desain vintage
Konsep vintage sendiri digunakan untuk merepresentasikan penggunaan gaya, model ataupun penampilan yang memberikan kesan tua, kuno dan klasik dengan kualitas yang bagus. Desain cafe dengan konsep vintage ini mampu memberikan kesan nostalgia bagi para pengunjung. Untuk itu konsep vintage yang kalian pilih harus disesuaikan antara tahun dan peradaban yang ingin ditampilkan dengan furniture dan interior cafe yang akan digunakan seperti pemutar musik, tv dan radio jadul ditambah dengan furniture seperti meja dan kursi model kuno. Ada 3 tema yang sering digunakan dalam desain interior vintage untuk cafe antara lain Eropa Klasik, vintage western, dan vintage indonesia.
3. Desain cafe modern kontemporer
desain kontemporer bisa menjadi pilihan yang menarik untuk desain cafe kalian. Desain kontemporer dianggap cocok karena gayanya yang dinamis dan tidak terikat pada suatu era. Kontemporer pada dasarnya adalah gaya desain yang sedang ‘ngetren’ atau sedang diproduksi pada masa sekarang juga. Gaya kontemporer juga sangat bisa dipadukan dengan gaya lainnya. Beberapa perpaduan gaya kontemporer antara lain
Kontemporer modern
Desain interior yang dihasilkan dari perpaduan gaya modern dan kontemporer, menjadikannya sangat menarik secara visual. Interior yang bisa diaplikasikan untuk cafe desain ini yaitu dengan menggunakan perabotan modern seperti sofa dipadukan dengan perabotan non modern seperti keramik concrete. Kalian juga bisa menambahkan perpaduan dengan interior lainnya yang sesuai agar cafe kalian lebih menarik dengan desain kontemporer modern
Kontemporer tradisional
Sedikit berbeda dengan desain kontemporer modern, kalian bisa mengaplikasikan dengan interior tradisional yang berwarna cerah untuk memberikan kesan kontemporer. Sebagai contoh kalian bisa mengaplikasikan desain ini dengan menggunakan alas lantai berwarna ombre, bisa juga dengan menggunakan cat tembok berwarna abu abu cerah untuk memberikan nuansa kontemporer
Desain kontemporer elektrik
Desain kontemporer elektrik ini terbilang lebih kompleks karena memadukan antara dua atau lebih konsep desain interior. Mampu menghasilkan ruangan dengan suasana yang formal namun tidak kaku. Jika kalian ingin mengadopsi desain ini untuk cafe kalian, maka pikirkan dengan cermat interior apa saja yang akan digunakan karena jika tidak interior cafe akan terkesan tumpang tindih dan berantakan.
Itulah tadi beberapa desain konsep cafe yang bisa kalian pertimbangkan agar cafe kalian lebih menarik. Dengan memulai bisnis franchise cafe dan dipadukan dengan desain konsep yang sesuai, maka bisnis kalian akan menjadi lebih unggul dari yang lain dan mampu bertahan dalam persaingan yang semakin ketat.